Berdiam

Entah kenapa gue merasa seperti sedang masuk dalam padang pasirnya Tuhan. Gue muter2 dalam persoalan yang itu-itu aja. Gue haus, gue lapar sama cinta kasihNya Tuhan. Tapi gue masih terus berkelana. Sampai akhirnya gue jatuh, gue udah gak kuat lagi untuk berjalan karena ternyata rute yang gue tempuh selama ini bukan rutenya Tuhan. Gue nyasar, karena gue sombong maunya pake kekuatan sendiri. Mungkin gue udah jalan di jalan yang tepat tapi pada satu titik gue dibelokin karena mungkin waktunya emang belom tepat buat gue lewatin jalan itu. Berulang kali terjadi sampai gue akhirnya tak bertenaga dan tak berdaya lagi. Sungguh hal yang tersulit adalah diam di kaki Tuhan dalam hening, menanti jawabanNya. Sudah selayaknya di masa-masa seperti ini gue melakukan penyembahan dan puji-pujian untuk Tuhan. Gue tahu apapun yang terjadi saat ini adalah yang terbaik buat gue. Karena Tuhan merancangkan kebaikan untuk umur panjang bukan rancangan malapetaka. Dan meskipun gue masih kecewa, masih sedikit sedih dan ga rela tapi penghiburan abadi dari Tuhan selalu memberi sukacita baru. Tetap semangat teman.

Happy valentine!

Tentang tiaravita

I'm a miracle from God, only an ordinary girl who have an extraordinary God. Be tough and patient, belief in JC, melancholic-choleric type person and chocoholic. I love write, read a poem and sing a song (eventhough not really good lol). Thanks for reading this blog and don't forget to give your feedback with comment in the box bellow :).
Entri ini ditulis dalam Vita. Buat penanda ke permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s