Happy Birthday my GrandPa

Agak telat sebenernya karena opa ulang tahun tepat pada tanggal 11 November 2011 kemarin. Ulang tahun ke-78 yang dirayakan bersama-sama dengan anak-cucu-menantu. Saya sebagai salah satu cucu kesayangan yang beruntung bisa hadir dalam acara ulang tahun tersebut :D .

Saya sama sekali gak punya rencana buat datang ke Makassar. Bahkan ketika akhirnya acara ulang tahun itu jadi wacana dikalangan keluarga besar pun gak pernah terpikirkan oleh saya untuk pergi ke sana. Yang saya tahu saya harus kerja dan sekarang ini saya lagi bokek berat alias gak punya duit jangankan buat beli tiket pesawat, buat makan diri sendiri aja udah kempot-kempotan. Agak malu sih dengan status karyawan bekerja harusnya saya udah bisa lebih mandiri tanpa harus nadahin tangan lagi ke orang tua. Bunda juga gak berencana mau datang tapi setelah agak sedikit dipaksa sama adiknya akhirnya beliau pun memesan tiket untuk berangkat. Gak lama setelah pesan tiket, Bunda segera mengabarkan opa bahwa beliau akan datang ke Makassar. Di luar dugaan Opa bukannya dukung kedatangan Bunda ke Makassar malah nanya apakah saya ikut atau tidak. Sampai akhirnya Opa pun berkata jikalau saya gak ikut lebih baik Bunda gak usah datang sekalian. Besok paginya Opa membujuk saya untuk datang kesana, saya agak bimbang tapi setelah tanya kanan-kiri dan menimbang-nimbang saya pun memutuskan untuk datang.

Dengan pesawat yang delay setengah jam penerbangan pun terlaksana dengan aman, nyaman dan sejahtera sampai tempat tujuan. Dan Puji Tuhannya kali ini saya dijemput :D . 3 hari 2 malam tepatnya saya disana. Malam pertama saya habiskan bersama keluarga besar *meskipun tidak semenyenangkan yang dibayangkan tapi okelah*. Hari kedua saya hampir mati kutu di rumah tante saya tapi untunglah saya punya sejuta cara buat mencari secercah hiburan walaupun harus menembus hujan hihihi. Hari ketiga sebelum pulang saya habiskan untuk nyekar ke makam oma dan bermain di pantai Losari. Dan sorenya saya baru sadar betapa sedikitnya waktu yang saya habiskan bersama Opa. Itu sangat terasa banget saat saya pamitan untuk pulang ke Jakarta. Beberapa kali Opa memegang tangan saya dan menahan saya untuk tidak pulang dulu barang sehari. Seandainya keesokan harinya bukanlah hari Senin, seandainya kantor itu adalah milik saya seorang, mungkin saya akan mengikuti keinginan beliau tapi sayangnya saya benar-benar harus kembali pada pelukan ibukota. Saya pun membujuk opa dengan berfoto bersama dan Opa cukup terhibur melihat hasil foto dan mengikhlaskan saya untuk kembali ke Jakarta.

Saya janji Opa, saya akan kembali lagi kesana untuk Opa. I love you my GrandPa :) .

 

Secuplik foto-foto slama disana:

Tentang tiaravita

I'm a miracle from God, only an ordinary girl who have an extraordinary God. Be tough and patient, belief in JC, melancholic-choleric type person and chocoholic. I love write, read a poem and sing a song (eventhough not really good lol). Thanks for reading this blog and don't forget to give your feedback with comment in the box bellow :).
This entry was posted in Vita and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s